Powered By Blogger

Rabu, 30 Januari 2013

Sixpack Abs Guide. Back to Basic


Tubuh ideal saja tidak cukup jika tidak dilengkapi dengan perut sixpack. Membentuk perut sixpack bukanlah hal yang sulit diwujudkan dan semua orang bisa mendapatkannya. Mendapatkan perut sixpack adalah tentang bagaimana Anda bersabar dalam menjalankan gaya hidup yang lebih sehat.
Sixpack Abs Guide. Back to Basic Diet dan latihan adalah dua hal dasar yang tidak bisa dipisahkan jika Anda mendambakan perut sixpack. Berikut ini 5 dasar yang perlu Anda jalankan sebagai pedoman untuk mendapatkan perut sixpack.
  1. Latihan Kardio
    Sampai saat ini masih banyak yang beranggapan bahwa sit up dapat mengecilkan perut. Dan ini adalah pendapat yang salah. Sit up hanya melatih otot perut bukan membakar lemak di perut. Meski Anda memiliki otot perut terlatih tapi jika ada lemak yang menutupinya, maka otot perut Anda tidak akan terlihat.Latihan terbaik untuk membakar lemak tubuh adalah latihan kardio seperti berlari, jogging, bersepeda dan latihan lain yang bisa meningkatkan detak jantung. Untuk pembakaran lemak optimal, latihan kardio bisa Anda lakukan dengan metode interval training.
  2. Makan Malam Porsi Kecil
    Makan malam dalam porsi besar dan berkalori tinggi dapat meningkatkan timbunan lemak dalam tubuh, mengingat setelah makan malam tingkat aktivitas Anda mulai berkurang. Buah-buahan dan sayuran bisa menjadi menu makan malam yang sehat untuk menurunkan kadar lemak Anda. Biasakan juga untuk minum segelas air sebelum makan agar Anda tidak makan dalam porsi besar.
  3. Biasakan Sarapan
    Anda mungkin akan melewatkan sarapan karena takut gemuk atau tidak memiliki waktu yang cukup untuk sarapan. Padahal sarapan adalah waktu makan yang tidak bisa Anda tinggalkan. Ingatlah bahwa tubuh Anda telah berpuasa lebih dari 7 jam saat tidur. Dengan menghindari sarapan berarti Anda akan berisiko makan lebih banyak di siang hari dan berisiko mengasup kalori lebih banyak dari seharusnya.
  4. Rajin ngemil
    Anda mungkin bertanya-tanya bagaimana ngemil bisa membantu pembentukan perut sixpack? Intinya adalah tetap menjaga metabolisme tubuh terus berjalan. Ngemil di antara waktu makan adalah cara yang efektif untuk menjaga laju metabolisme tubuh dalam membakar kalori. Tapi ingat, camilan yang Anda konsumsi harus tinggi protein bukan tinggi karbohidrat. Kacang-kacangan, buah-buahan segar, yogurt adalah camilan sehat yang bisa Anda konsumsi di sela waktu makan.
  5. Melatih Otot Perut
    Semakin banyak otot dalam tubuh Anda semakin banyak pula kalori yang dibakar, bahkan saat Anda tidur. Leg raise, crunch, plank adalah beberapa contoh latihan yang bisa Anda lakukan untuk melatih otot perut. Dengan melatih otot perut berarti Anda telah meningkatkan pembakaran kalori tubuh sekaligus meningkatkan massa otot perut Anda. Lakukan latihan lain seperti latihan dada dan punggung bagian bawah untuk membantu membentuk postur tubuh yang lebih ideal.Untuk pembakaran lemak optimal, gabungkan latihan beban dan kardio dalam satu sesi latihan. Dengan urutan latihan beban terlebih dahulu, baru dilanjutkan dengan latihan kardio.
Semua tahapan di atas membutuhkan kesabaran dan dedikasi yang tinggi demi mendapatkan perut sixpack idaman. Sebagai bonusnya, Anda bisa mendapatkan tubuh yang sehat dari sebelumnya.

6 Kesalahan yang Paling Sering Dilakukan Saat Berlatih Fitnes


Tidak banyak orang yang memahami bagaimana menjalankan pola latihan yang benar. Hal ini berdampak pada minimnya hasil yang didapat selama latihan. Bahkan tak jarang, ini membuat latihan menjadi sangat membosankan dan Anda pun mulai malas untuk melakukannya.

Agar Anda tidak terjebak dalam pola latihan yang salah tanpa hasil apapun, sebaiknya Anda mengetahui kesalahan apa saja yang sering Anda lakukan saat berlatih. Apakah Anda masih melakukan salah satunya?
    1. Memulai Latihan dengan Beban yang Berat
      Apapun latihan yang Anda lakukan sebaiknya lakukan secara bertahap sesuai dengan kemampuan. Hindari latihan menggunakan beban yang terlalu berat, apalagi jika Anda baru memulai latihan. Mulailah dengan beban yang ringan terlebih dahulu dan tambahkan beban latihan sesuai dengan kemampuan Anda di tiap tingkat latihan.
    2. Menentukan Target yang Mustahil
      Rasanya mustahil dengan berlatih selama 1 minggu berat Anda akan turun sebanyak 10 kg. Atau melakukan ratusan sit up tiap hari untuk dapatkan perut sixpack dalam waktu singkat. Tentukanlah tujuan yang lebih realistis dengan asumsi bahwa Anda mampu menjalankan semua program tersebut dengan baik dan benar.
    3. Melakukan Latihan yang Sama
      Jika Anda mulai dapat menikmati latihan dengan perasaan santai, ini berarti tubuh Anda sudah beradaptasi dengan beban latihan Anda. Jika dilanjutkan, Anda tidak akan mendapatkan hasil maksimal dan bahkan mulai merasakan bosan. Saat tubuh sudah mulai beradaptasi, segera tingkatkan beban latihan untuk meningkatkan hasil dari latihan Anda.
    4. Memilih Latihan yang Membosankan
      Salah satu alasan utama banyak orang berhenti latihan adalah karena mereka bosan atau tidak menikmati program latihan yang sedang mereka jalani. Agar tetap termotivasi, pastikan Anda menikmati latihan yang sedang Anda jalani.
    5. Latihan Tiap Hari
      Sebaiknya Anda tidak melakukan hal ini. Tubuh membutuhkan waktu beristirahat untuk proses pemulihan setelah latihan. Berlatih tiap hari tanpa jeda istirahat yang cukup dapat menyebabkan katabolisme otot. Istirahat atau tidur cukup diperlukan tubuh untuk proses perkembangan otot. Berlatihlah 5-6 kali seminggu dan sisakan 1-2 hari untuk beristirahat dari latihan Anda.
    6. Tidak Pemanasan
      Cedera latihan dapat terjadi jika Anda tidak melakukan pemanasan sebelum latihan. Pemanasan bertujuan untuk melancarkan peredaran darah dan mempersiapkan tubuh sebelum melakukan latihan utama.
Mengerti dan menguasai pola latihan yang benar adalah salah satu hal penting yang harus Anda masukkan dalam program fitnes Anda. Dengan mengetahui cara latihan yang benar, Anda akan mampu meraih target latihan yang diinginkan dengan hasil yang memuaskan dalam waktu yang singkat.
Jangan mudah percaya oleh mitos-mitos fitnes yang belum terbukti atau janji-janji hasil yang instan dan tidak masuk akal. Bila perlu, gunakan jasa personal trainer berpengalaman dan bersertifikat untuk mendampingi Anda berlatih. Jadi, mulai saat ini, berlatihlah dengan lebih pintar, Train smarter, not just harder!

10 Kesalahan Umum Saat Off Season Atau Masa Pembentukan Otot


Buat Anda fitnes mania yang aktif mengikuti kompetisi, entah itu body contest, binaraga, atau lainnya, maka Anda tentu sudah akrab dengan istilah off season ini. Nah, tak jarang orang melakukan kesalahan selama masa off season ini, yang justru membuat perkembangan tubuhnya tak sebagus yang diharapkan. Apa saja kesalahan itu?
Masa off season merupakan waktu yang pas untuk menambah massa otot agar di kompetisi berikutnya Anda bisa menempati posisi yang lebih baik. Berikut ini daftar 10 kesalahan yang paling sering terjadi pada saat off season dan bagaimana menyikapinya.
  1. Kurang Cukup Makan
    Terkadang orang-orang setelah kompetisi dengan kondisi definisi otot yang tajam ingin terus mempertahankan hal tersebut, ingin terus menjaga sixpacknya. Hal ini menyebabkan mereka kekurangan tenaga untuk latihan beban yang berat sehingga tidak ada perkembangan yang signifikan hanya gara-gara kurang makan.Waktu off season adalah waktu di mana orang-orang membentuk 95% otot mereka. Tanpa energi dan stamina dari makanan sehat, Anda tidak akan dapatkan perubahan yang Anda inginkan.Pastikan Anda makan cukup kalori untuk mendapatkan perubahan tersebut walaupun Anda akan menambah sedikit lemak, namun akan hilang saat Anda sudah mulai diet menjelang kompetisi.
  2. Kurang Cukup Makan Makanan Sehat
    Tiap kali selesai kompetisi, menang atau kalah, sebagian besar dari Anda akan makan makanan favorit Anda terlepas makanan tersebut sehat atau tidak. Hal ini tidak apa-apa namun jangan keterusan. Ada sebagian orang berpikir bahwa makanan junk food adalah makanan berkalori tinggi maka cukup untuk mengisi kebutuhan kalori Anda saat sedang off season.Sebaiknya perubahan yang Anda dapatkan di waktu off season adalah penambahan massa otot, bukan lemak. Diet dengan junk food akan meningkatkan jumlah kalori Anda namun penambahan otot sedikit dan lemak akan banyak. Makanlah lebih banyak daging, karbohidrat kompleks, dan lemak sehat.
  3. Menghindari Karbohidrat
    Karbohidrat adalah sumber tenaga yang penting terutama saat off season. Karbohidrat simple cocok untuk setelah latihan karena akan membantu meningkatkan kadar insulin Anda dan membawa glikogen tersebut ke otot Anda. Selain itu karbohidrat simple ini membantu menghantarkan asam amino dari susu protein yang Anda konsumsi setelah latihan ke otot Anda. Sedangkan karbohidrat kompleks menyediakan tenaga lebih panjang dan cocok dikonsumsi pada saat sarapan atau makan siang.
  4. Tidak Kardio Sama Sekali
    Ini merupakan kesalahan terbesar yang banyak dilakukan orang-orang saat sedang off season. Alasan mereka rata-rata adalah saya tidak mau kehilangan massa otot dengan kardio. Kenyataannya adalah 30 menit kardio 3x seminggu akan meningkatkan perfoma masa off season Anda.Dengan memasukkan program kardio, nafsu makan Anda akan naik dan ini memudahkan Anda untuk makan makanan sehat, selain itu kekuatan kardiovaskular Anda akan membaik sehingga membantu saat sedang angkat beban.
    Kebanyakan orang-orang masih kuat untuk mengangkat beban dari segi kekuatan ototnya, namun kelemahannya justru ada pada nafasnya. Banyak yang kehabisan nafas sebelum menyelesaikan set dan repetisinya. Apabila ini terjadi terus menerus, maka akan menurunkan ukuran otot Anda.
  5. Terlalu Banyak Kardio
    Terkadang untuk tetap menjaga kondisi dan definisi otot di masa off season seperti waktu kompetisi, orang-orang terlalu banyak memasukkan program kardio dalam latihannya sehingga energi dan staminanya terkuras pada sesi kardio ketimbang latihan beban. Jalankan program kardio yang sedang-sedang saja.
  6. Terlalu Banyak Latihan Menggunakan Mesin
    Latihan menggunakan mesin memang nyaman namun tetap lebih bagus latihan menggunakan beban bebas atau free weight. Free weights dengan dumbbell dan barbell seperti squats, deadlifts, rows, bench, dan lain-lain adalah menu Anda saat off season dan on season karena latihan tersebut merekrut lebih banyak serabut otot yang membantu ke perkembangan otot yang maksimal. Saat Anda sudah kelelahan dengan free weights baru Anda bisa pertimbangkan untuk gunakan mesin atau kabel.
  7. Tidak Cukup Waktu Istirahat Atau Recovery
    Waktu off season, tujuan Anda adalah menambah massa otot. Banyak orang tidak menyadari bahwa pertumbuhan otot terjadi di luar gym, di saat Anda istirahat. Mereka sudah melakukan semuanya dengan benar, makan makanan sehat, latihan keras dan teratur, suplementasi rapi, namun lupa memberi tubuh kesempatan untuk memulihkan diri atau istirahat antar waktu latihan agar otot sempat bertumbuh.Anda ‘merusak’ jaringan otot di gym, lalu asup nutrisi yang tubuh butuhkan.
    Rentang istirahat yang dibutuhkan tiap jenis otot dan tiap karakter tubuh beda-beda, ada yang 72 jam atau 3 hari, mana pun yang cocok, Anda sesuaikan dengan kebutuhan tubuh Anda.
  8. Timbangan
    Sering khawatir tentang timbangan yang tidak naik-naik menjadikan sebagian orang makan makanan tinggi lemak supaya dapat mengatrol berat badan mereka.Tubuh Anda tidak bisa terus menerus menambah massa otot tiap minggu, jadi apabila berat Anda naik terus tiap minggunya, itu kemungkinan lemaknya naik. Fokuslah pada apa yang Anda lihat di cermin, bukan pada timbangan.
  9. Tidak Punya Tujuan
    Saat selesai event, bertanyalah pada para juri kekurangan Anda di mana sehingga Anda bisa perbaiki dan tampil lebih baik lagi di event berikutnya untuk bagian kekurangan otot Anda.Jadi saat off season, buat tujuan jangka pendek dan panjang yang bisa Anda realisasikan sehingga off season akan membawa perubahan yang lebih baik bagi Anda.
  10. Melewatkan Waktu Makan
    Kesalahan ini sering terjadi, pada orang hardgainer pemula, merasa tidak mudah lapar sehingga tidak makan di waktunya makan. Tubuh Anda butuh asupan tiap 2,5 – 3 jam sekali supaya tetap terjaga kondisi anaboliknya. Dengan melewatkan waktu makan, tubuh Anda mulai mengonsumsi otot Anda untuk dijadikan bahan bakar energi latihan, padahal ini yang harus Anda hindari.
Kesimpulan
Waktu off season adalah waktu yang tepat untuk membuat perubahan pada fisik Anda. Gunakan waktu ini seproduktif mungkin dengan menghindari kesalahan yang telah dibahas di atas.
Waktu yang terbuang adalah peluang pertumbuhan, jadi kapan pun Anda merasa melakukan kesalahan-kesalahan di atas, segera lakukan koreksi dan kembali ke program Anda semula.

5 Otot Pria yang Dilirik Wanita

Para wanita memang menyukai pria yang berotot di bagian perut. Tetapi perut berbuku enam bukan satu-satunya bagian yang dilirik. Tiap wanita mungkin memiliki bagian otot yang menjadi favoritnya, tetapi 5 bagian otot ini adalah hal yang sering diperhatikan dari kaum pria.
Otot perut
Tubuh tinggi dan tegap mungkin jadi hal pertama yang dilihat dari fisik seorang pria, tetapi jika perut Anda bagaikan tumpukan lemak maka daya tariknya jauh berkurang. Wanita akan berpikir, masih muda saja sudah tak berotot bagaimana 10 tahun lagi.
Lengan bawah
Lengan bawah yang berotot bisa dipersepsikan sebagai pria yang kuat dan bisa melakukan apa saja, termasuk pekerjaan perbaikan kecil di rumah.

Bokong
Wanita juga melirik bagian bokong pria untuk mengetahui tingkat aktivitas fisik pria. Jika Anda dalam kondisi fit dan suka berolahraga, biasanya bokong akan tampak tinggi dan kencang. Sebaliknya jika Anda lebih banyak duduk dan bermalas-malasan, bokong pun tampak kendur dan turun.
Bahu yang kokoh
Bahu merupakan tempat wanita bersandar pada pria. Latihan yang teratur akan membuatnya terlihat kokoh dan membuat penampilan fisik secara keseluruhan lebih maskulin.
Otot bisep
Dalam sebuah survei yang dilakukan majalah Cosmopolitan AS terungkap 1 dari 5 wanita mengakui bahwa otot bisep pria akan menambah nilai plus bagi pria yang dikenalnya.

Sabtu, 14 Januari 2012

barong dan rangda


Barong dan Rangda, identik dengan simbol kebaikan dan kebatilan.  Barong adalah perlambang suatu kekuatan baik dan positif serta Rangda adalah simbol kebatilan, negatif dan kejahatan. Dalam kehidupan orang Bali dikenal adanya Rwa Bhineda, dimana suatu keseimbangan diperoleh karena adanya dua unsur yang saling menyeimbangkan yaitu kekuatan positif dan negatif. Jika salah satu unsur itu tiada maka keseimbangan alam akan terganggu. Barong adalah karakter dalam mitologi bali. Ia adalah raja dari roh-roh serta melambangkan kebaikan. Ia merupakan musuh Rangda dalam mitologi Bali. Banaspatirajah adalah roh yang mendampingi seorang anak dalam hidupnya. Banas Pati Rajah dipercayai sebagai roh yang menggerakkan Barong. Sebagai roh pelindung, Barong sering ditampilkan sebagai seekor singa. Tarian tradisional di Bali yang menggambarkan pertempuran antara Barong dan Rangda sangatlah terkenal dan sering diperlihatkan sebagai atraksi wisata.
Barong singa adalah salah satu dari lima bentuk Barong. Di pulau Bali setiap bagian pulau Bali mempunyai roh pelindung untuk tanah dan hutannya masing-masing. Setiap Barong dari yang mewakili daerah tertentu digambarkan sebagai hewan yang berbeda. Ada babi hutan, harimau, ular atau naga, dan singa. Bentuk Barong sebagai singa sangatlah populer dan berasal dari Gianyar. Di sini terletak Ubud, yang merupakan tempat pariwisata yang terkenal. Dalam Calonarong atau tari-tarian Bali, Barong menggunakan ilmu gaibnya untuk mengalahkan Rangda.
Topeng Barong dibuat dari kayu yang diambil dari tempat-tempat angker seperti kuburan, oleh sebab itu Barong merupakan benda sakral yang sangat disucikan oleh masyarakat Hindu di Bali. Pertunjukan tari ini dengan atau tanpa lakon, selalu diawali dengan pertunjukan pembuka, yang diiringi dengan gamelan yang berbeda-beda seperti Gamelan Gong Kebyar, Gamelan Bebarongan, dan Gamelan Batel. Jenis-jenis Barong yang hingga kini masih ada di Bali adalah sebagai berikut : Barong Ket, Barong Bangkal, Barong Asu, Barong Brutuk, Barong Kedingkling, Barong Gagombarangan, Barong Gajah, Barong Macan, Barong Landung, Barong Lembu, Barong Kambing, Barong Sai.
Menurut etimologinya, kata Rangda yang kita kenal di Bali berasal dari Bahasa Jawa Kuno yaitu dari kata Randa yang berarti janda (L. Mardiwarsito, 1986:463). Rangda adalah sebutan janda dari golongan Tri Wangsa yaitu, Wesya, Ksatria dan Brahmana.
Sedangkan dari golongan Sudra disebut Balu. Kata Balu dalam bahasa Bali alusnya adalah Rangda. Perkembangan selanjutnya istilah Rangda untuk janda semakin jarang kita dengar, karena dikhawatirkan menimbulkan kesan tidak enak mengingat wujud Rangda yang ‘aeng’ (seram) dan menakutkan serta identik dengan orang yang mempunyai ilmu kiri (pengiwa).
Hal ini terutama kita dapatkan dalam pertunjukan-pertunjukan cerita rakyat. Dengan kata lain, ada kesan rasa takut, tersinggung dan malu bila dikatakan bisa neluh nerangjana (ngeleak).
Sesungguhnya pengertian di atas lebih banyak diilhami cerita-cerita rakyat yang di dalamnya terdapat unsur Rangda. Cerita yang paling besar pengaruhnya adalah Calonarang.
Ada juga cerita yang lain, namun itu hanyalah kreasi para seniman seperti: Lakin Kunti Srya, Nang Aprak, Celedu Nginyah, Men Muntregan, Balian Batur, Campur Taluh (Talo) dan Kaki Tua. Juga cerita-cerita mythologi dan sejarah seperti Kalikek, Jayapati dan Sudarsana.
Jenis-jenis Rangda
Mengidentifikasi jenis-jenis Rangda yang berkembang di Bali amat sulit. Hal ini mengingat wujud Rangda pada umumnya adalah sama. Memang dalam cerita Calonarang ada wujud Rangda yang lain seperti Rarung, Celuluk namun itu adalah antek-antek dari Si Calonarang dan kedudukannya lebih banyak dalam cerita-cerita bukan disakralkan. Untuk membedakan wujud Rangda adalah dengan melihat bentuk mukanya (prerai), yaitu :
Bentuk Nyinga
Apabila bentuk muka Rangda itu menyerupai singa dan sedikit menonjol ke depan (munju). Sifat dari Rangda ini adalah galak dan buas.
Bentuk Nyeleme
Apabila bentuk muka Rangda itu menyerupai wajah manusia dan sedikit melebar (lumbeng). Bentuk Rangda seperti ini, menunjukkan sifat yang berwibawa dan angker.
Bentuk Raksasa Apabila bentuk muka Rangda ini menyerupai wujud raksasa seperti yang umum kita lihat Rangda pada umumnya. Biasanya Rangda ini menyeramkan.

 

 

 

 Kelak, orang akan mengenangnya jauh dari kebenaran. Kelak, namanya akan terdengar menggetarkan setiap kali disebutkan. …Rangda ing Jirah 

Jirah, nama itu mengingatkan dengan lakon pementasan Calon Arang. Kisah tentang Sang Rangda, janda kelahiran Jirah, tanah Kabikuan di wilayah Medang. yang berputri Ratna Manggali. Dalam sejarahnya dikenang berasosiasi negatif, penganut sakti ilmu hitam yang menyebar mala di Kerajaan Kadiri karena kesumatnya. Begitu pun dengan stigma Lenda, Lendi, Wek Sirsa, Jaran Guyang, Rarung, Gandi, Maheswadana murid utama Jirah yang memiliki pencapaian masing – masing. Hingga Bahula putra Baradah datang ingin memperistri Ratna Manggali sekaligus menghentikan tingkah jahat sang ibu, Rangda ing Jirah.
Dua pemuda yang hendak menyusup, dikisahkan dari dialog – dialog para makhluk malam penghuni Setra Gandamayu. Keributan yang diciptakan para penghuni tersebut menerakan bahwa siapakah duhai yang tengah berani melintas di Setra Gandamayu, kuburan yang dikeramatkan itu. Menuju Kabikuan Jirah adalah tujuan dua pemuda itu. Mereka datang atas perintah sang tuan dan sebilah keris di tangan. Peran Jirah tentu tak akan kandas oleh adegan percobaan pembunuhan itu.
Memasuki bab kedua mulailah diceritakan kisah utamanya; Kepulangan Airlangga ke tanah kelahiran ibunya – Gunapriyadharmapatni, di Kerajaan Medang tanah Jawa. Melewati Segara Rupek atau yang kini dikenal Selat Bali, saat usia 16 tahun. Memenuhi pinangan pamandanya Sri Dharmmawangsa Tguh, Raja Medang keturunan Wangsa Isana, untuk dinikahkan dengan putrinya sekaligus sepupu Airlangga.
Airlangga berhasil menduduki istana Medang. Seketika itu kota mulai dibersihkan. Melalui Narotama, sang pengawal yang setia dari tanah Bali, ia memerintahkan untuk mengirim surat kepada mereka yang masih setia pada Medang. Medang kini bernama Kediri, beribukota Daha. Surat itu dikirim lengkap dengan bubuhan stempel Garudamukha, lambang kerajaan Medang yang kemudian menjadi cikal Garuda Pancasila.
Rencana dipetakan. Airlangga mulai membangun Kediri. Dusun – dusun ia perhatikan. Inilah yang menjadi kekuatan dari novel ini, gagasan sederhanapun tampak cemerlang dan dijabarkan detil. Semisal, prajurit dibekali keterampilan memandai besi, sehingga ketika tidak dalam perang dan tugas jaga mereka tidak membuat huru – hara. Rakyat dibantu prajurit membangun jembatan, dam, diajarkan cara bertani, beternak.  
 Ingat – ingatlah akan sebuah prasasti yang menyebut Airlangga sebagai titisan Dewa Wisnu ?
Lalu seberapa penting peran Jirah di sini?
Tak ada kebengisan dan perangai buruk yang dipersonakan ke dalam sosok Jirah. Dari orang – orang yang berkelakar di pasar Daha, tak ada cacat yang diingat dari Kabikuan Jirah. Hanya murid– murid Kabikuan Jirah yang tak bisa dibedakan apakah lelaki ataukah perempuankah ia. Namun, setiap ibu menginginkan anak – anaknya untuk belajar di Kabikuan Jirah. Dari hasil bumi yang dibawa orang – orang Kabikuan Jirah, sungguh bukan kokok ayam dalam sangkar itulah yang nyaring.
Jirah, nama itu menggetarkan Airlangga. Sang Purohito istana Kadiri, Mpu Bharadah pun menerangkan: “Teguh dalam menjalankan ajaran Budha. Memilih setra sebagai rumahnya, tak takut meluaskan pengetahuan. Mendidik murid – muridnya dalam kedisiplinan dan kesetiaan yang tak tergoyahkan, menguasai tantra dan yantra, juga tak terjangkaukan dalam pencapaian yoga”. Begitulah Jirah, sang kerabat dari semua silsilah penguasa, dari garis ibu.
Narotama sang penasihat Airlangga, ia yang bersetia dengan kerendahan hatinya diterima oleh Jirah. Celah itu memungkinkan peran Narotama sebagai penasihat untuk dituturkannya suatu riwayat. Kisah – kisah tentang Dewi Kalika dan Dewi Uma, hingga silsilah purba Wangsa Isana mengalir dari percakapan mereka. Wangsa Isana dulunya bermukin di tengah Pulau Jawa, hingga bencana Merapi memaksa mereka pindah ke wilayah timur. Negeri itu kemudian bernama Mataram. Nama – nama disebutkan; Makutawangsawardhana, Dharmmawangsa Tguh, Gunapriyadharmapatni, hingga pendiri Wangsa Isana: Mpu Sindok, Wura – Wuri, Sriwijaya, dsb. Tak pernah tenteram Mataram didera bencana sampai perang saudara.
Betulkah kekuasaan itu yang menggelapkan?
Airlangga adalah keturunan Wangsa Isana dari garis Ibu. Ibunya Gunapriyadharmapatni telah dipinang oleh Raja Bali Udayana. Dalam hukum waris Bali, si bungsulah yang harus mewarisi rumah. Sedangkan Airlangga adalah Si Sulung. Meskipun Medang atau Mataram telah binasa, dan ia telah mendirikan Kediri yang beribukota di Daha, tetap saja tata krama Wangsa Isana mematahkan kehendaknya sebagai Raja di Kediri.
Intrik klasik pun terjadi dalam hubungan kekerabatan istana dengan kekuasaan, dengan yang disebut sebagai hak. Ada masanya Kediri berjaya, para “pemberontak” telah ditaklukan.
Apakah kemenangan itu menerangkan segalanya, melibas musuh – musuh utama?
Di usianya yang ke 20 tahun, lalu Samarawijaya muncul. Lelaki yang dipapasi Mpu Bharadah dalam perjalanan menuju Kabikuan Jirah, yang harus diberi pemberkatan oleh Sung Purohito Istana, siapakah ia?
Ada masanya ketika terawang Ratna Manggali menjadi nyata: “…Orang – orang akan lupa tentang asal muasal ajaran kita. Mereka tidak lagi menyoal siapa para guru, siapa yang melakukan, masa depan adalah ingatan para leluhur, kalian ingat dari sekarang, sampaikan kepada anak – anak kalian nanti, bahwa kerajaan di bawah Airlangga akan dibagi dua, dan permintaan Airlangga ditolak oleh saudaranya di Bali untuk menobatkan keturunannya sebagai raja di sana…”

Kutipan Manis
Siwa – Budha, itu yang didapati. Meski saya bukan orang yang paham betul ajaran Budha, satu hal yang senantiasa menggetarkan hati dari cara bertutur seorang Cok Sawitri dalam novel – novelnya: ajaran kerendahan hati. Entah, itukah ajaran – ajaran Budha yang paling sederhana yang tengah diterangkannya. Selain kode – kode istilah: Patanjali. Om Nammo Budha Ya. Raja pandita. Pejalan Yoga. Tryaksara. Sanghyang Mantranaya. Samaya.
Meskipun berformat novel, berlebihan sepertinya, inilah sesungguhnya yang bisa ditiru dari “kitab” bergaya paling populis yang seharusnya menjadi referensi pelengkap para pembaca: cara penyampaian. Pelajaran etika, sejarah, bahasa yang dikemas dengan sangat ringan dan tidak menggurui.
Dalam setiap tingkah tokohnya ada tata krama yang diselipkan. Semisal, betapa tidak sopannya melihat perempuan berbenah, membenahi rambut di peraduan. Tata krama tanah kebikuan. Pemungutan pajak. Dsb. Tidak hanya sekedar menjadi tempelan, informasi itu diperkaya dengan penjelasan yang tidak menggantung. Sehingga kadang pertanyaan kenapa, bertemu jawaban dalam novel ini.
Bicara tepi, tampaknya tak ada konklusi yang tersurat di sini. Justru nama lain dimunculkan: Tantular dan Astapaka. Lalu teringatlah nama – nMengapa Barong Disebut Bethara?
QUESTION:
Simbul/ perwujudan dari dewa apakah barong dan rangda yang ada di Bali dan apakah ada dewa/ dewi yang rupanya seperti itu?
  1. Kenapa umat Hindu di Bali menyebut barong dan rangda itu Bhatara?
  2. Anak saya yang berumur 3 tahun saya ajak nonton pertunjukan barong dan rangda, ia bertanya: Pak, apakah itu hantu? Nah, tolong jelaskan dari mana sejarahnya sehingga di Bali banyak yang menyungsung barong dan rangda.
  3. Pantaskah kita sebut itu Tuhan?
ANSWER:
1. Barong adalah simbol daiwi sampad, dan rangda adalah simbol asuri sampad. Keduanya merupakan rwa-bhineda yang ada di jagat raya ini.
Umat Hindu di Bali memuja Sanghyang Widhi melalui barong dengan maksud agar selalu diberi kekuatan untuk mewujudkan dan memenangkan daiwi sampad, namun juga tidak lupa memohon agar terhindar dari bahaya-bahaya asuri sampad melalui rangda sebagai sarana pemujaan.
2. Barong dan rangda disebut sebagai ‘Bhatara’ karena arti bhatara adalah: ‘yang melindungi’
3. Barong dan rangda mulai dikenalkan di Bali sekitar abad ke-11, setelah kedatangan Mpu Kuturan. Sebagaimana diketahui kedatangan beliau ke Bali tidak membawa istrinya yang bergelar: Rangda Nata Ing Dirah (rangda = janda, nata = bertempat tinggal, ing = di, Dirah = nama tempat).
Istri beliau itu berbeda paham dengan Mpu Kuturan, di mana Rangda Nata Ing Dirah lebih cenderung ke sekte Bhairawa, sedangkan Mpu Kuturan ke sekte Siwa-Budha. Perbedaan paham/ aliran ini kemudian diwujudkan dalam barong dan rangda.
Pertempuran antara barong (daiwi sampad) dengan rangda (asuri sampad) tidak pernah berakhir dan tidak pernah ada yang kalah atau menang, karena keduanya adalah rwa-bhineda, dua tetapi satu, demikianlah hakekat kehidupan manusia di dunia.
4. Barong dan rangda tidak disebut Tuhan/ Sanghyang Widhi, tetapi sebagai Simbol/ Niyasa seperti yang diuraikan di atas.
ama: Sutasoma dan Budhakeling…
Leak adalah seorang manusia yang sedang mempraktekkan ilmu hitam dan memiliki perilaku kanibalisme. Dikatakan bahwa Leak terbang sekitar mencoba mencari seorang wanita hamil untuk menghisap darah bayi atau anak yang baru lahir, untuk melengkapi kemampuan magis nya. Ada tiga Leak legendaris, dua perempuan dan satu laki-laki. Kebocoran dengan keterampilan sihir yang besar dapat berubah menjadi Rangda, ratu ilmu hitam. Leak dikatakan menghantui pemakaman, memakan mayat, memiliki kekuatan untuk mengubah diri menjadi binatang, bahkan dia berbentuk monyet dengan emas atau gigi tikus besar, sebuah bola dari api dan bahkan raksasa gundul. Dikatakan bahwa dia memiliki lidah yang sangat panjang dan taring besar.

Di siang hari ia muncul sebagai seorang manusia biasa, tapi pada malam hari kepalanya dan isi perut membebaskan diri dari tubuh mereka dan terbang di sekitar. Musuh yang kuat nya adalah Barong, karakter dalam mitologi Bali. Dia adalah raja dari roh-roh, pemimpin tuan rumah yang baik. Barong dan Rangda ada di urutan alam kosmos dan mewakili Baik dan Jahat. Baik Barong dan Rangda yang disemen dalam legenda Bali.
Spoiler:


Legenda Leak di Bali mengacu pada sebuah drama mengerikan terinspirasi hitam sihir dengan tokoh kunci dari Calon Arang. Cerita ditulis dalam naskah menggambarkan bahwa selama pemerintahan Erlangga pada abad 11 ada janda yang disebut Calon Arang di desa Girah memiliki seorang putri cantik. Nama Putrinya adalah Ratna Manggali, yang telah mencapai perzinahan, tapi tidak ada satu di antara pemuda dari desa itu dan sekitarnya memiliki keberanian untuk pendekatan perawan. Hal ini karena ibunya diketahui memiliki pengetahuan ilmu hitam, dan dipraktekkan itu jahat, dan dengan sikap buruk itu menyebabkan banyak orang mati bahkan kebencian meningkat antara orang-orang, namun ini digunakan sebagai godaan untuk kebutuhan haus sihirnya hitam.
Spoiler:


Reputasi buruk nya akhirnya mencapai istana, dan beberapa prajurit mengambil inisiatif dan meminta izin kepada raja untuk menghukum janda. Para prajurit menuju ke desa Girah dan menemukan tidur nya. Satu solder menyeretnya oleh rambut, tapi sayangnya dia bangun dan sekali dia kaget dia melotot dengan 2 matanya liar memancar shooting api dan dibakar tentara, yang lain mengambil beberapa langkah dari lari tapi sekali lagi mata blitz nya kebakaran membakar mereka kecuali satu solder selamat dari bulu sihir hitam jahat. Tentara ini kemudian melaporkan pengalaman mengerikan kepada raja, dan membuat raja benar-benar kesal dan kehabisan alasan untuk mengatasi masalah tersebut. Calon Arang tahu bahwa istana yang terlibat dalam tindakan skandal percobaan pembunuhan, dan ia menjadi marah tak terkendali dan menyebar kekuatan gaib jahat itu menyebabkan epidemi besar.
Quote:
Originally Posted by balihotels
Dalam mitologi Bali, Leak adalah penyihir jahat. Le artinya penyihir dan ak artinya jahat. Leak hanya bisa dilihat di malam hari oleh para dukun pemburu leak. Di siang hari ia tampak seperti manusia biasa, sedangkan pada malam hari ia berada di kuburan untuk mencari organ-organ dalam tubuh manusia yang digunakannya untuk membuat ramuan sihir. Ramuan sihir itu dapat mengubah bentuk leak menjadi seekor harimau, kera, babi atau menjadi seperti Rangda. Bila perlu ia juga dapat mengambil organ dari orang hidup.
[sunting] Kepercayaan

Diceritakan juga bahwa Leak dapat berupa kepala manusia dengan organ-organ yang masih menggantung di kepala tersebut. Leak dikatakan dapat terbang untuk mencari wanita hamil, untuk kemudian menghisap darah bayi yang masih di kandungan. Ada tiga leak yang terkenal. Dua di antaranya perempuan dan satu laki-laki.

Menurut kepercayaan orang Bali, Leak adalah manusia biasa yang mempraktekkan sihir jahat dan membutuhkan darah embrio agar dapat hidup. Dikatakan juga bahwa Leak dapat mengubah diri menjadi babi atau bola api, sedangkan bentuk Leyak yang sesungguhnya memiliki lidah yang panjang dan gigi yang tajam. Beberapa orang mengatakan bahwa sihir Leak hanya berfungsi di pulau Bali, sehingga Leak hanya ditemukan di Bali.

Apabila seseorang menusuk leher Leak dari bawah ke arah kepala pada saat kepalanya terpisah dari tubuhnya, maka Leak tidak dapat bersatu kembali dengan tubuhnya. Jika kepala tersebut terpisah pada jangka waktu tertentu, maka Leak akan mati.

Topeng leak dengan gigi yang tajam dan lidah yang panjang juga kadang-kadang digunakan sebagai hiasan rumah.

Quote:
Originally Posted by komunikan
Indonesia tak hanya kental dengan budayanya saja, namun juga dengan hal-hal yang berbau mistis. Justru kemistisan sebuah daerah biasanya terkait erat dengan budaya serta adat istiadat daerah tersebut. Leak adalah legenda hantu yang sangat populer dari pulau Bali. Legenda Leak di Bali ini sendiri mengacu pada sebuah drama yang terinspirasi ilmu hitam sihir.

Konon menurut kisahnya leak adalah seorang manusia yang sedang mempraktekkan ilmu hitam dan memiliki perilaku kanibalisme. Dikatakan bahwa Leak terbang sekitar mencoba mencari seorang wanita hamil untuk menghisap darah bayi atau anak yang baru lahir, untuk melengkapi kemampuan magisnya. Ada tiga Leak legendaris, dua perempuan dan satu laki-laki.. Leak dikatakan menghantui pemakaman, memakan mayat, memiliki kekuatan untuk mengubah diri menjadi binatang, bahkan dia berbentuk monyet dengan emas atau gigi tikus besar, sebuah bola dari api dan bahkan raksasa gundul. Dikatakan bahwa dia memiliki lidah yang sangat panjang dan taring besar.

Yang satu ini walaupun diketahui oleh semua penduduk Indonesia, merupakan memedi khas yang berasal dan mungkin hanya ada di Bali. Penyihir jahat (Le berarti penyihir dan Ak artinya jahat) ini biasanya berkeliaran malam hari di kuburan untuk mencari organ tubuh manusia (baik yang hidup atau mati) untuk dijadikan ramuan yang bisa mengubahnya menjadi siluman harimau, kera, babi, bola api atau bahkan berwujud sebagai Rangda (Ratu Leak yang memimpin pasukan penyihir dan sering menculik dan memakan anak kecil).

Leak konon hanya bisa dilihat di malam hari oleh dukun pemburu Leak, karena siangnya ia berwujud manusia biasa. Bentuk aslinya adalah makhluk dengan lidah yang sangat panjang dan gigi yang tajam, ada juga kepercayaan yang menampilkan bentuk Leak sebagai kepala manusia yang terbang dengan organ-organ tubuh menggantung tanpa badan di bawahnya (mirip seperti legenda Kuyang di Kalimantan dengan bentuk kepala terbang tanpa badan yang juga menyamar sebagai manusia yang selalu mengenakan jubah di siang hari). Mangsa utama Leak selain anak kecil adalah wanita-wanita hamil yang akan ia hisap darah bayi yang ia kandung untuk bertahan hidup. Karena sihirnya hanya berfungsi di Bali, Leak hanya bisa ditemukan di pulau ini.


Konon untuk bisa mengalahkan Leak, sang pemburu harus menusuk kepala Leak dari bawah ke atas saat kepala Leak itu terbang meninggalkan tubuhnya agar tubuh dan kepala Leak tidak bisa bersatu kembali. Jika tubuh dan kepalanya dipisah, lama-kelamaan Leak akan mati (Proses pengusiran memedi ini sedikit lebih sulit dari Kuyang yang cukup digebuk menggunakan sapu ijuk, panci atau wajan).

Serem juga ya baca kisahnya tetapi sekali lagi memang ada keterkaitan erat antara legenda mistis dengan budaya dan adat istiadat setempat. Justru legenda ini juga memperkaya khasanah budaya Indonesia

sejarah trunyan




Pada suatu hari empat orang putra dari keraton Sala, tiga orang putra dan satu orang putri, pergi meninggalkan keraton. Mereka ingin mencari sumber bau harum yang tercium sampai di kediaman mereka.
Keempat orang itu berjalan ke arah timur. Tanpa disadari, mereka sampai di Pulau Bali. Ketika sampai di batas Pulau Bali sebelah timur, yaitu antara desa Culik dan Tepi di perbatasan Karangasem dan Buleleng, bau harum itu tercium semakin tajam. Apalagi setelah mereka tiba di daerah Batur.

Ketika tiba di kaki Gunung Batur sebelah selatan, putra terkecil, yaitu seorang putri, ingin berdiam di tempat itu. Maksud putri bungsu disetujui ketiga kakaknya. Maka, tinggallah putri bungsu di tempat itu. Kemudian ia pindah ke lereng Gunung Batur sebelah timur, tempat pura Batur berdiri. Sebagai seorang dewi, ia bergelar Ratu Ayu Mas Maketeg.

Setelah meninggalkan adiknya, ketiga putra keraton Sala melanjutkan perjalanannya. Ketika sampai pada suatu dataran di sebelah barat daya Danau Batur, mereka mendengar suara burung. Karena senangnya, putra termuda berteriak kegirangan. Akan tetapi putra tertua tidak senang mendengar teriakan adiknya. Ia menyuruh adiknya untuk tinggal saja di tempat itu, tetapi adiknya tidak mau. Marahlah sang kakak. Ia lalu menendang adiknya hingga jatuh dalam posisi duduk bersila, dan menjadi sebuah patung. Sampai sekarang di tempat yang namanya Kedisan, masih ada sebuah patung dari batu dalam posisi duduk bersila.
Putra tertua dan putra kedua lalu melnjutkan perjalanan menyusuri tepi Danau Batur sebelah timur. Ketika sampai disebuah dataran, mereka berjumpa dengan dua orang wanita yang sedang mencari kutu. Putra kedua amat tertarik. Ia lalu menyapa dua orang perempuan itu. Akan tetapi, putra tertua tidak senang akan tindakan adiknya. Ia lalu menyuruh adiknya tinggal ditempat itu, tetapi adik yang ini pun tidak mau. Marahlah putra tertua dan ditendangnya sang adik hingga jatuh dalam posisi tertelungkup dan cepat-cepat ditinggalkan oleh kakaknya. Selanjutnya sang adik menjadi kepala desa di tempat itu. Sekarang tempat itu terkenal dengan nama Abang Dukuh.
Putra sulung yang tinggal seorang diri melanjutkan perjalanan ke arah utara dengan menyusuri pinggir Danau Batur yang curam di sebelah timur. Tidak berapa lama, ia sampai di suatu dataran. Di tempat itu ia bertemu dengan seorang seorang dewi yang sangat cantik. Dewi itu sedang duduk sendirian di bawah pohon Taru Menyan, yaitu pohon yang berbau harum. Pohon itulah sumber bau harum yang dicari keempat putra keraton Sala itu.

Putra sulung tertarik kepada dewi yang cantik itu. Ia ingin memperistrinya. Putra sulung lalu pergi menghadap kakak dewi itu untuk meminang adiknya. Pinangan diterima, tetapi putra sulung harus mau menjadi pancer jagat atau pemimpin daerah itu. Putra sulung menyanggupi persyaratan itu. Setelah menikh dan menjadi dewa, putra sulung bergelar Ratu Sakti Pancering Jagat ( jaman dahulu sebutan untuk penguasa suatu wilayah, baik Putra atau Putri disebut Ratu ). Sang dewi, istrinya bergelar Ratu Ayu Pingit Dalam Dasar.
Di bawah pimpinan Ratu Sakti Pencering Jagat, daerah yang mereka diami berkembang menjadi sebuah kerajaan kecil. Ratu Sakti Pancering Jagat, lalu menjadi raja. Kerajaannya diberi nama Trunyan, yang berasal dari kata Taru dan Menyan, yaitu pohon yang menyebarkan bau harum sampai ke Pulau Jawa.

Setelah menjadi raja, Ratu Sakti Pancering Jagat merasa was-was. Ia khawatir, jangan-jangan ada orang yang akan menguasi kerajanannya karena terpesona oleh bau harum pohon Menyan yang ada di derahnya. Beliau lalu memerintahkan menghilangkan bau harum yang menusuk hidung itu. Caranya adalah dengan meletakkan jenazah-jenazah orang Trunyan di bawah pohon Taru Menyan yang banyak terdapat di sana supaya membusuk di alam terbuka.

Sejak itu Desa Trunyan tidak lagi berbau harum sekali. Jenazah-jenazah penduduk, yang semula diharapkan akan membusuk di alam terbuka di daerah pemakaman Sema Wayan itu ternyata tidak mengeluarkan bau busuk yang tajam. Hal itu sungguh merupakan suatu keanehan dan keajaiban di daerah itu.